HELIKOPTER (2)

          ''Helikopter lewat, helikopter lewat'', begitulah teriakan anak-anak begitu mendengar deru suara menderu di atas atap seng rumah kami. Pemandangan ini sudah menjadi hal yang biasa setiap hari.  Bagi mereka adalah kebahagiaan tersendiri bisa melambaikan tangan ke atas dan berharap bisa dilihat oleh sang pilot. 

           Helikopter telah menjadi alat transportasi andalan saat ini bagi kami di pulau Alor setelah menghadapi musibah akibat badai  Seroja yang datang mengunjungi awal bulan April. Banyak tempat yang tidak bisa lagi terjangkau dengan transportasi darat akibat banyak jalan dan jembatan yang rusak total. Membuat helikopter ini menjadi begitu sangat berarti karena menjangkau tempat yang sulit ditempuh. 

          Lapangan Mini Kalabahi adalah hanggar tempat helikopter tersebut datang dan pergi. Tak sedikit pun burung besi kecil ini harus mondar mandir hingga berulang kali mengantar bantuan setiap hari. Untuk daerah yang bisa dijangkau dengan kendaraan laut maka umumnya menggunakan perahu motor, sebagai sarana untuk menyampaikan bantuan. 

          Allah tidak melihat jumlah besaran  yang kita berikan namun keihklasan memberi sedikit apa yang kita miliki adalah nilai yang harus kita tanamkan kepada anak-anak.  Di bulan suci ini adalah moment yang sangat tepat bagi kita untuk menyucikan sebagian dari harta kita berbagi kepada sesama. Allah Maha baik saat kita ditimpa kemalangan ada saudara -saudara  kita yang dengan ikhlas dan rela datang untuk membantu meringankan beban kita. Tanpa mengenal suku, bahasa dan agama semua turut merasakan senasip dan sepenanggungan atas duka yang kita alami. 

        Helikopter telah menyatukan hati kita semua. Tak ada yang mustahil karena semua kejadian dan peristiwa pasti ada hikmahnya. Belajar dari helikopter terbang hingga titik tersulit demi kemanusiaan. Berbagi suka dan duka demi senyum dan kebahagiaan yang tertunda. 

(Ramadhan 6th 1442 H)

       

        

          

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DARI NUSA ROTE HINGGA NUSA KENARI

Barakallahu Fi Umriik Mama

"HELIKOPTER"